Puurere – Ende. Orang Muda Katolik Paroki St. Marinus Puurere atau yang lebih dikenal dengan sebutan Anak Muda Claretian (AMC) Puurere Ende, merupakan Komunitas Orang Muda Katolik (OMK) yang berada di bawah pelayanan/ pendampingan para Misionaris Claretian (CMF). AMC Puurere Ende sangat berperan aktif dalam berbagai kegiatan baik gerejani maupun sosial kemasyarkatan di lingkungan Paroki St. Marinus Puurere Ende, seperti tanggungan liturgi Gereja, kegiatan bakti sosial (baksos), pembangunan Gereja, memperlancar proses penyampaian materi rohani dari Paroki ke umat Paroki, serta menjadi mentor dalam berbagai kegiatan-kegiatan sosial lainnya. Besarnya minat anak muda Paroki St. Marinus Puurere terhadap AMC tergambar dari jumlah anggota yang tergabung saat ini yang telah mencapai 199 orang muda.

Melihat potensi besar yang ada pada AMC Puurere Ende, Universitas Flores (Uniflor) melalui Program Hibah Yayasan Perguruan tinggi Flores (YAPERTIF) dalam kegiatannya berupa pengabdian kepada Masyarakat (PKM) memilih AMC Puurere untuk menjalin kerjasama guna memperkuat program kreativitas dan daya kepemimpinan Orang Muda Katolik. Tim pengabdi Universitas Flores diketuai oleh Ana Maria Gadi Djou, S.H., M.Hum, Yosephina Payu Wao, S.Pd., M.Si dan Konstantinus Denny Pareira Meke, S.Pd., M.Pd bersama dua orang mahasiswa Uniflor. Kerjasama antara Universitas Flores dan AMC Puurere Ende ini ditandai dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama antara Pihak Universitas Flores dan AMC Puurere Ende yang diwakili Oleh Kasmir Hami yang menjabat sebagai Ketua AMC disaksikan oleh Tim Universitas Flores dan RP. Paulus Djeraman, CMF sebagai Moderator AMC.

Untuk memperkuat AMC sebagai wadah pengembangan diri, maka dilakukan kegiatan pendampingan dan pelatihan program kreativitas dan kepemimpinan yang dilaksanakan di Wisma Emaus tanggal 10 Agustus 2021. Kegitaan ini sangat penting karena mempertimbangkan pola koordinasi kelompok atau tim yang biasa dilakukan AMC Puurere Ende dalam kegiatan-kegiatannya. Dalam kelompok atau tim dibutuhkan kerja sama, tanggung jawab, integritas, pengendalian diri dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut di atas dapat diperkuat dengan melakukan pelatihan dan pendampingan ini.

Harapanya, semoga kegiatan bersama AMC Puurere ini semakin menjadikan AMC sebagai wadah yang banyak dipilih oleh anak muda katolik yang berada di lingkungan Paroki St. Marinus Puurere untuk pengembangan diri dalam aspek iman, moral, minat dan bakat serta kemampuan berinteraksi dengan orang lain di lingkungan Gereja dan Masyarakat. (Liputan Dennys Parera – AMCP Ende)