Mandala, Medan, Indonesia. Kunjungan Kanonik merupakan kunjungan persaudaraan dari pemimpin kepada seluruh anggotanya. Kunjungan ini tentunya memiliki makna untuk merajut tali persaudaraan antara satu dengan yang lainnya. Selain itu, pemimpin juga dapat mengetahui karya dan pelayanan yang dilakukan oleh semua anggota komunitas di tempat misi masing-masing. Pada umumnya kunjungan ini dilakukan untuk mengetahui situasi dan kondisi anggota komunitas, kepemimpinan, hidup komunitas, spiritualitas, kerasulan dan juga ekonomi. Dalam kerangka berpikir inilah maka Dewan Delegasi Indonesia Timor Leste mengadakan kunjungan ke setiap regio, yakni Regio Timor Leste, Regio Indonesia Timur dan Regio Indonesia Barat.

Dalam kunjungan ke Regio Indonesia Barat diwakili oleh Dewan Delegasi Indonesia Timor-Leste yaitu P. Emanuel Lelo Talok, CMF. Kunjungan kanonik ini mencakup komunitas misi dan juga komunitas formasi. Kunjungan Kanonik di Regio Indonesia Barat dimulai tanggal 3-5 Juli 2019 di Komunitas Mandala, 5-7 Juli di Tanjung Balai, 7-9 di Siantar, 9-10 Tomok. Di sela-sela kunjungan ke wilayah Sumatera, P. Emanuel, CMF juga sempat mengunjungi bakal komunitas yang baru yakni Komunitas Binjai. Selain itu juga beliau bertemu dengan Uskup Agung Medan serta menghadiri pelantikan P. Romaldus Nairun, CMF sebagai Vikaris Episcopalis Religiosa. Tanggal 12-14 P. Emanuel melanjutkan perjalanan ke komunitas Palurejo Kalimantan. Kunjungan Kanonik ke komunitas Jogjakarta dilanjutkan tanggal 15-20 Agustus 2019, dan tanggal 20-22 Agustus di Komunitas Catalina Jakarta, dan diakhiri dengan kegiatan mini asembli tanggal 23-25 di Jakarta.

Dalam kunjungan kanonik di Regio Indonesia Timor Barat, ada kesan umum yaitu setiap anggota komunitas begitu antusias menyambut kedatangan dewan delegasi. P. Emanuel, CMF menilai bahwa selama dalam kunjungan tersebut ada rasa persaudaraan yang begitu tinggi dan sangat membahagiakan. Selain itu, dalam dialog bersama dengan setiap anggota, dirasakan ada keterbukaan dan penyampaiannya dilakukan dengan penuh kebebasan.

Kunjungan kanonik ini akhirnya ditutup dengan kegiatan mini asembli di Jakarta. Mini assembly ini dilaksanakan untuk melihat kembali seluruh proses selama kunjungan kanonik di Regio Indonesia Barat. Selain itu, mini asembli ini adalah langkah persiapan bagi asembli umum yang akan diadakan tahun 2020. (P. Fredy Y.M. Lana, cmf)