Seluruh anyaman kisah kemuridan seorang Kristiani tidak lain adalah mengikuti Kristus. Teologi bentuk-bentuk panggilan hidup kristiani (forms of Christian life) di dalam Gereja mengajarkan bahwa bentuk-bentuk panggilan hidup yang kita jalani adalah jawaban pribadi kita kepada Allah yang memanggil ke dalam persekutuan Allah Perjanjian. Yesus, Sang Guru adalah puncak perjanjian Allah dengan manusia. Dia adalah wajah Allah yang kelihatan dan yang berjalan menemani kisah hidup kita sehari-hari. Seluruh proyek hidup kita sebagai murid-murid-Nya adalah mengikuti Dia.

Hidup bakti sejak berabad-abad silam hingga ke babak “post-religion” – seperti kata Jose Cristo Rey, tetap menghidupi dan meneruskan semangat yang sama: mengikuti Kristus (sequela Christi). Cita-cita utama dan pertama dari model hidup mengasihi Allah dengan segenap hatimu (kemurnian); dengan segenap jiwamu (ketaatan) dan dengan segenap kekuatanmu (kemiskinan) ini, adalah untuk mengikuti Kristus sebagaimana dikisahkan Injil.

Pada tanggal 16 Juli 2019, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Pendirian Kongregasi Putra-Putra Hati Tak Bernoda Maria (Misionaris Claretian) yang ke-170 tahun, keduapuluh enam novis mengikrarkan kaul perdana mereka di Gereja Paroki St. Vinsensius A Paulo, Benlutu di hadapan P. Frederikus Jampur, CMF – Consultor Dewan Delegasi dan Superior Komunitas Novisiat Claret Benlutu. Pada hari yang sama, di Seminari Hati Maria Kupang, ketigapuluh tujuh misionaris muda membarui profesi religius mereka di hadapan P. Francisco Jose Baeza Roca, CMF – Ekonom Delegasi dan di Wisma Claretian Yogyakarta, ketigapuluh tiga misionaris membaruhi ketiga nasihat injili untuk hidup murni, miskin dan taat seperti Sang Guru, di hadapan P. Yohanes Maria Vianey Lusi Emi, CMF – Superior Delegatus CMF Indonesia-Timor Leste.

Sukacita bersama ini terjadi karena 170 tahun silam pernah lahir sebuah keluarga hidup bakti yang mengambil identitas, Misionaris Pelayan Sabda Allah. Pada tanggal 16 Juli 1849, di hari pendirian ini, St. Antonius Maria Claret berkata kepada kelima rekannya, “Hari ini kita telah memulai suatu karya yang besar.” Pada perayaan ulang tahun yang ke-170 tahun ini, Kongregasi dilahirkan secara baru dalam diri Misionaris Claretian muda yang siap memberi alasan untuk berharap, bahwa dunia tempat kita berpijak saat ini bukan rumah abadi kediaman kita. Hidup bakti membuka horizon pandang manusia untuk melihat hidup yang melampaui hidup ini. Proficiat untuk para misionaris muda yang telah dengan gagah-berani meneken kontrak dan membangun perjanjian untuk setia mengikuti Kristus. (pfm).